You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Berembeng
Logo Desa Berembeng
Berembeng

Kec. Selemadeg, Kab. TABANAN, Provinsi BALI

Selamat Datang di Situs Resmi Desa Berembeng,Kec.Selemadeg,Kab.Tabanan,Prov.Bali,dengan mewujudkan Desa yang SANTI (Sehat, Aman,Transparan dan Inovatif) selengkapnya

Rahajeng Nyanggra Rahina Nyepi Tahun Baru Saka 1947

I WAYAN WIKAN DIANA 07 Maret 2025 Dibaca 12.391 Kali

Nyepi merupakan hari raya umat Hindu yang penuh dengan makna spiritual dan refleksi diri. Pada tahun ini, perayaan Nyepi Tahun Caka 1947 jatuh pada tanggal 29 Maret 2025. Sebagai hari pergantian tahun dalam kalender Saka, Nyepi dirayakan dengan suasana yang hening dan penuh kedamaian, menjadi momen bagi umat Hindu untuk merenungkan kehidupan dan memperbaiki diri.

Rangkaian Perayaan Nyepi

Perayaan Nyepi diawali dengan serangkaian upacara keagamaan yang dimulai beberapa hari sebelumnya. Berikut tahapan penting dalam perayaan Nyepi:

  1. Melasti – Upacara ini dilakukan di pantai atau sumber mata air sebagai simbol penyucian diri dan pembersihan alam semesta dari segala kotoran, baik secara fisik maupun spiritual.
  2. Tawur Kesanga – Upacara yang dilaksanakan sehari sebelum Nyepi, ditandai dengan persembahan kepada para Bhuta Kala agar keseimbangan alam tetap terjaga. Prosesi ini juga dimeriahkan dengan pawai ogoh-ogoh, yaitu patung raksasa yang melambangkan sifat-sifat negatif dalam diri manusia.
  3. Hari Raya Nyepi – Pada hari ini, umat Hindu menjalankan Catur Brata Penyepian, yaitu:
    • Amati Geni (tidak menyalakan api atau listrik)
    • Amati Karya (tidak bekerja atau melakukan aktivitas fisik)
    • Amati Lelungan (tidak bepergian ke luar rumah)
    • Amati Lelanguan (tidak menikmati hiburan atau kesenangan duniawi)
  4. Ngembak Geni – Hari setelah Nyepi, di mana umat Hindu kembali beraktivitas seperti biasa, namun dengan semangat baru. Momen ini juga digunakan untuk saling memaafkan dan mempererat hubungan dengan sesama.

Makna Nyepi bagi Kehidupan

Nyepi bukan sekadar tradisi, tetapi juga menjadi ajang refleksi untuk menciptakan keseimbangan dalam kehidupan. Dengan menjalankan Catur Brata Penyepian, manusia diajak untuk lebih mengenali diri sendiri, mengendalikan hawa nafsu, dan mendekatkan diri kepada Tuhan. Selain itu, keheningan Nyepi juga memberikan dampak positif bagi alam, seperti menurunnya polusi dan meningkatnya kualitas udara.

Harapan di Tahun Baru Caka 1947

Dengan memasuki Tahun Baru Caka 1947, umat Hindu diharapkan dapat menjalani kehidupan yang lebih baik, harmonis, dan penuh dengan kedamaian. Perayaan ini bukan hanya milik umat Hindu, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh umat manusia tentang pentingnya introspeksi, toleransi, dan menjaga keseimbangan alam.

Melalui Nyepi, kita diajak untuk sejenak berhenti dari hiruk-pikuk dunia dan kembali ke dalam diri, mencari kedamaian sejati yang berasal dari ketenangan dan kebijaksanaan

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2025 - PERUBAHAN Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 1.975.739.661,14 Rp 2.030.864.900,00
97.29%
Belanja
Rp 1.892.123.988,00 Rp 2.121.339.890,87
89.19%
Pembiayaan
Rp 90.474.990,87 Rp 90.474.990,87
100%

APBDes 2025 - PERUBAHAN Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp 5.666.900,00 Rp 5.666.900,00
100%
Dana Desa
Rp 771.111.000,00 Rp 771.111.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 206.941.000,00 Rp 263.025.000,00
78.68%
Alokasi Dana Desa
Rp 650.809.000,00 Rp 650.809.000,00
100%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 108.600.000,00 Rp 108.600.000,00
100%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp 158.958.000,00 Rp 158.958.000,00
100%
Bunga Bank
Rp 5.958.761,14 Rp 5.000.000,00
119.18%
Lain-Lain Pendapatan Desa Yang Sah
Rp 67.695.000,00 Rp 67.695.000,00
100%

APBDes 2025 - PERUBAHAN Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 1.010.461.448,00 Rp 1.070.363.261,87
94.4%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 343.278.040,00 Rp 455.858.129,00
75.3%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 91.230.000,00 Rp 122.032.500,00
74.76%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 353.554.500,00 Rp 378.574.000,00
93.39%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 93.600.000,00 Rp 94.512.000,00
99.04%