You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Berembeng
Logo Desa Berembeng
Berembeng

Kec. Selemadeg, Kab. TABANAN, Provinsi BALI

Selamat Datang di Situs Resmi Desa Berembeng,Kec.Selemadeg,Kab.Tabanan,Prov.Bali,dengan mewujudkan Desa yang SANTI (Sehat, Aman,Transparan dan Inovatif) selengkapnya

Pemerintah Desa Berembeng Serahkan Semara Ratih Pondasi Kuat Pasangan Baru untuk Ketahanan Keluarga

I WAYAN WIKAN DIANA 09 Oktober 2025 Dibaca 236 Kali

Berembeng, Selemadeg – Pemerintah Desa Berembeng, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung program unggulan daerah dengan melaksanakan penyerahan produk "Semara Ratih" (Selamat Melaksanakan Rajin Tri Hita Karana) kepada pasangan mempelai baru. Penyerahan dokumen ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata implementasi Inovasi Unggulan Tabanan untuk Ketahanan Keluarga dan Kependudukan.

Acara penyerahan yang berlangsung penuh kekeluargaan ini menjadi momen penting bagi pasangan pengantin untuk menerima modal legal dan spiritual dalam mengarungi bahtera rumah tangga. Produk "Semara Ratih" merupakan inovasi terintegrasi dari Pemerintah Kabupaten Tabanan yang bertujuan utama untuk:


Mempercepat Kepemilikan Dokumen Kependudukan

Inovasi Semara Ratih memastikan pasangan pengantin baru langsung mendapatkan Akta Perkawinan, Kartu Keluarga (KK) baru, dan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) dengan status perkawinan terbaru segera setelah upacara pernikahan.

"Kami sangat bangga dapat menjadi bagian dari program ini. Dengan Semara Ratih, pasangan baru di Desa Berembeng tak perlu lagi repot mengurus administrasi kependudukan setelah menikah. Dokumen-dokumen ini diserahkan langsung, memberikan kepastian hukum dan legalitas bagi keluarga yang baru dibentuk," ujar I Nyoman Widastra (Perbekel Desa Berembeng).

Kecepatan layanan ini sejalan dengan visi program dalam memberikan pelayanan publik yang "Aman, Unggul, dan Madani" (A.U.M).


Memperkuat Ketahanan Keluarga Berbasis Kearifan Lokal

Lebih dari sekadar dokumen kependudukan, Semara Ratih dirancang sebagai panduan bagi pasangan suami istri baru untuk membangun keluarga yang sejahtera, harmonis, dan selaras berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal Bali.

Nama "Semara Ratih" diambil dari filosofi Dewa dan Dewi cinta kasih dalam mitologi Hindu, yaitu Sang Hyang Kama Jaya (Semara) dan Sekar Ratih, yang melambangkan kesetiaan, cinta kasih, dan pengorbanan.

Pilar-pilar utama program ini meliputi:

  1. Konseling Pra-Perkawinan: Calon pengantin diwajibkan mengikuti serangkaian lokakarya yang meliputi konseling motivasi, kesehatan (termasuk edukasi untuk pencegahan stunting), manajemen keuangan, hingga pemahaman nilai-nilai Tri Hita Karana (hubungan harmonis dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam lingkungan).

  2. Penanaman Tanaman Maskot: Program ini juga menekankan aspek konservasi lingkungan dengan mewajibkan pasangan menanam tanaman maskot Kabupaten Tabanan, sebagai simbol tumbuhnya kehidupan rumah tangga yang langgeng dan lestari.

"Semara Ratih ini adalah bekal lengkap. Bukan hanya legalitas, tapi juga fondasi mental, spiritual, dan sosial bagi pasangan untuk mewujudkan keluarga yang Keluarga yang damai, penuh cinta, dan sejahtera secara lahir batin sesuai dengan konsep Tri Hita Karana," tambah salah satu petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) yang turut mendampingi penyerahan dokumen.

Pemerintah Desa Berembeng berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) serta Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) untuk memastikan setiap pasangan pengantin baru menerima manfaat penuh dari Program Semara Ratih. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi model yang efektif dalam meningkatkan kualitas perkawinan dan mewujudkan ketahanan keluarga di Kabupaten Tabanan.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBD 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 97.108.250,14 Rp 1.521.611.000,00
6.38%
Belanja
Rp 111.794.460,00 Rp 1.619.881.691,11
6.9%
Pembiayaan
Rp 174.320.691,11 Rp 100.720.691,11
173.07%

APBD 2026 Pendapatan

Dana Desa
Rp 0,00 Rp 367.989.000,00
0%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 0,00 Rp 307.078.000,00
0%
Alokasi Dana Desa
Rp 97.000.000,00 Rp 582.344.000,00
16.66%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 0,00 Rp 108.600.000,00
0%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp 0,00 Rp 150.600.000,00
0%
Bunga Bank
Rp 108.250,14 Rp 5.000.000,00
2.17%

APBD 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 90.161.460,00 Rp 987.601.419,44
9.13%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 21.633.000,00 Rp 453.067.271,67
4.77%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 0,00 Rp 112.160.000,00
0%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 0,00 Rp 47.100.000,00
0%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 0,00 Rp 19.953.000,00
0%