You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Berembeng
Logo Desa Berembeng
Berembeng

Kec. Selemadeg, Kab. TABANAN, Provinsi BALI

Selamat Datang di Situs Resmi Desa Berembeng,Kec.Selemadeg,Kab.Tabanan,Prov.Bali,dengan mewujudkan Desa yang SANTI (Sehat, Aman,Transparan dan Inovatif) selengkapnya

Pemerintah Desa Berembeng Mengucapkan Selamat Hari Raya Sugihan Jawa dan Sugihan Bali

I WAYAN WIKAN DIANA 13 November 2025 Dibaca 204 Kali

Desa Berembeng,13 Nopember 2025– Seluruh jajaran Pemerintah Desa Berembeng dengan tulus mengucapkan selamat Hari Raya Sugihan Jawa yang jatuh pada hari Kamis Wage Wuku Sungsang (13 Nopember 2025), dan Sugihan Bali yang jatuh pada hari Jumat Kliwon Wuku Sungsang (14 Nopember 2025). Semoga semangat pensucian diri dan alam semesta senantiasa membawa kedamaian, kebahagiaan, dan keberkahan bagi seluruh masyarakat.

Sugihan Jawa dan Sugihan Bali merupakan dua rangkaian upacara penting dalam menyambut Hari Raya Galungan bagi umat Hindu. Meskipun memiliki makna pensucian yang sama, kedua upacara ini memiliki fokus yang sedikit berbeda.

Sugihan Jawa: Pensucian Buana Agung (Alam Semesta) Sugihan Jawa adalah hari di mana umat Hindu melakukan pensucian Buana Agung, yaitu alam semesta beserta isinya. Upacara ini biasanya dilakukan dengan membersihkan pura, tempat-tempat suci, dan lingkungan sekitar desa. Makna mendalam dari Sugihan Jawa adalah untuk memohon kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar alam semesta beserta segala isinya kembali suci dan harmonis, siap menyambut energi positif dan berkat dari para dewa.

Sugihan Bali: Pensucian Buana Alit (Diri Sendiri) Sehari setelah Sugihan Jawa, umat Hindu merayakan Sugihan Bali, yang berfokus pada pensucian Buana Alit, atau diri sendiri. Pada hari ini, umat melakukan upacara pembersihan diri secara lahiriah dan batiniah, memohon agar segala kotoran, sifat buruk, dan hal-hal negatif yang melekat pada diri dapat dibersihkan. Prosesi ini seringkali melibatkan mandi suci, pembersihan diri dengan tirta (air suci), dan memanjatkan doa-doa untuk kesucian jiwa.

Semangat Toleransi dan Kebersamaan di Desa Berembeng Perbekel Desa Berembeng, Bapak [I Nyoman Widastra], menyampaikan, "Sugihan Jawa dan Sugihan Bali adalah momentum penting bagi umat Hindu untuk introspeksi dan membersihkan diri, baik secara fisik maupun spiritual. Kami berharap semangat kesucian ini juga dapat menular pada semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Desa Berembeng."

Beliau menambahkan, "Atas nama seluruh jajaran Pemerintah Desa Berembeng, kami mengucapkan selamat hari raya kepada seluruh masyarakat Hindu. Semoga di hari yang suci ini, kita semua senantiasa diberikan kebahagiaan, kedamaian, dan keberkahan. Marilah kita jaga kerukunan dan persatuan sebagai fondasi kemajuan desa kita."

Pemerintah Desa Berembeng juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian perayaan ini berlangsung.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBD 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 97.108.250,14 Rp 1.521.611.000,00
6.38%
Belanja
Rp 111.794.460,00 Rp 1.619.881.691,11
6.9%
Pembiayaan
Rp 174.320.691,11 Rp 100.720.691,11
173.07%

APBD 2026 Pendapatan

Dana Desa
Rp 0,00 Rp 367.989.000,00
0%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 0,00 Rp 307.078.000,00
0%
Alokasi Dana Desa
Rp 97.000.000,00 Rp 582.344.000,00
16.66%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 0,00 Rp 108.600.000,00
0%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp 0,00 Rp 150.600.000,00
0%
Bunga Bank
Rp 108.250,14 Rp 5.000.000,00
2.17%

APBD 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 90.161.460,00 Rp 987.601.419,44
9.13%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 21.633.000,00 Rp 453.067.271,67
4.77%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 0,00 Rp 112.160.000,00
0%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 0,00 Rp 47.100.000,00
0%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 0,00 Rp 19.953.000,00
0%