Berembeng,10 Nopember 2025– Posyandu Sandat Lestari di Banjar Dinas Bebali, Desa Berembeng, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, kembali menggelar kegiatan rutin bulanan. Namun, kegiatan kali ini terasa istimewa dengan diterapkannya konsep inovatif Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), yang memperluas jangkauan layanan tidak hanya pada kesehatan, tetapi juga lima bidang dasar lainnya.
Acara yang dipusatkan di Balai Banjar Dinas Bebali ini dihadiri antusias oleh ibu hamil, balita, remaja, hingga lansia. Inisiatif Posyandu 6 SPM ini sejalan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024 yang bertujuan menjadikan Posyandu sebagai pusat pelayanan dasar terintegrasi di tingkat desa.
Transformasi Posyandu Menjadi Pusat Layanan Siklus Hidup
Menurut [Nama Kepala Desa/Perbekel], Perbekel Desa Berembeng, transformasi Posyandu menjadi 6 SPM adalah wujud komitmen desa dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. "Posyandu tidak lagi hanya tempat penimbangan balita. Hari ini, Posyandu Sandat Lestari telah menjadi pusat layanan siklus hidup yang menyentuh enam pilar penting," ujar beliau.
Enam Bidang SPM yang diintegrasikan dalam pelayanan ini meliputi:
-
Kesehatan: Layanan inti seperti penimbangan, pengukuran antropometri (tinggi dan berat badan) balita untuk deteksi stunting, pemeriksaan ibu hamil, dan konseling gizi.
-
Pendidikan: Penyuluhan pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan literasi digital, serta pendataan warga yang membutuhkan akses pendidikan.
-
Pekerjaan Umum: Edukasi tentang pengelolaan air bersih dan sampah rumah tangga, serta identifikasi kebutuhan infrastruktur dasar di lingkungan banjar.
-
Perumahan Rakyat: Konsultasi dan pendataan terkait kondisi rumah tidak layak huni (RTLH) untuk diusulkan ke program rehabilitasi.
-
Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat: Sosialisasi pencegahan bencana, keamanan lingkungan (Pos Kamling), dan perlindungan warga dari bahaya.
-
Sosial: Pendataan dan identifikasi warga berkebutuhan khusus (disabilitas), lansia, atau keluarga miskin yang membutuhkan bantuan sosial dan intervensi khusus.
Fokus Utama: Deteksi Dini Stunting dan Pelayanan Komprehensif
Pada sesi kesehatan, para kader Posyandu Sandat Lestari yang sudah terlatih melaksanakan pengukuran antropometri terstandar bagi balita. Deteksi dini stunting menjadi fokus utama untuk memastikan tumbuh kembang anak optimal. Selain itu, tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat juga memberikan penyuluhan tentang pentingnya imunisasi lengkap dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal bagi balita yang membutuhkan.
"Integrasi 6 SPM ini sangat membantu kami, para kader, dalam melayani warga. Misalnya, selain menanyakan kesehatan anak, kami juga bisa sekaligus mendata apakah ada keluarga yang kesulitan air bersih atau membutuhkan bantuan terkait pendidikan anaknya," jelas [Ni Wayan Deniani], Ketua Posyandu Sandat Lestari.
Keberhasilan pelaksanaan Posyandu 6 SPM di Banjar Dinas Bebali ini menunjukkan sinergi yang kuat antara Pemerintah Desa Berembeng, kader Posyandu, Bidan Desa, Puskesmas, dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat.
Mari Sukseskan Posyandu 6 SPM!
Kegiatan Posyandu Sandat Lestari di Banjar Dinas Bebali diharapkan dapat menjadi contoh bagi Posyandu lain di Desa Berembeng dalam mewujudkan pelayanan publik yang terintegrasi dan berkesinambungan. Partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat adalah kunci utama untuk mencapai desa yang SANTI (Sehat, Aman, Transparan, dan Inovatif).