You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Berembeng
Logo Desa Berembeng
Berembeng

Kec. Selemadeg, Kab. TABANAN, Provinsi BALI

Selamat Datang di Situs Resmi Desa Berembeng,Kec.Selemadeg,Kab.Tabanan,Prov.Bali,dengan mewujudkan Desa yang SANTI (Sehat, Aman,Transparan dan Inovatif) selengkapnya

Posyandu Sandat Lestari Bebali Melangkah Maju: Laksanakan Layanan Terpadu 6 SPM untuk Kesejahteraan Masyarakat

I WAYAN WIKAN DIANA 12 November 2025 Dibaca 161 Kali

Berembeng,10 Nopember 2025– Posyandu Sandat Lestari di Banjar Dinas Bebali, Desa Berembeng, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, kembali menggelar kegiatan rutin bulanan. Namun, kegiatan kali ini terasa istimewa dengan diterapkannya konsep inovatif Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), yang memperluas jangkauan layanan tidak hanya pada kesehatan, tetapi juga lima bidang dasar lainnya.

Acara yang dipusatkan di Balai Banjar Dinas Bebali ini dihadiri antusias oleh ibu hamil, balita, remaja, hingga lansia. Inisiatif Posyandu 6 SPM ini sejalan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024 yang bertujuan menjadikan Posyandu sebagai pusat pelayanan dasar terintegrasi di tingkat desa.

Transformasi Posyandu Menjadi Pusat Layanan Siklus Hidup

Menurut [Nama Kepala Desa/Perbekel], Perbekel Desa Berembeng, transformasi Posyandu menjadi 6 SPM adalah wujud komitmen desa dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. "Posyandu tidak lagi hanya tempat penimbangan balita. Hari ini, Posyandu Sandat Lestari telah menjadi pusat layanan siklus hidup yang menyentuh enam pilar penting," ujar beliau.

Enam Bidang SPM yang diintegrasikan dalam pelayanan ini meliputi:

  1. Kesehatan: Layanan inti seperti penimbangan, pengukuran antropometri (tinggi dan berat badan) balita untuk deteksi stunting, pemeriksaan ibu hamil, dan konseling gizi.

  2. Pendidikan: Penyuluhan pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan literasi digital, serta pendataan warga yang membutuhkan akses pendidikan.

  3. Pekerjaan Umum: Edukasi tentang pengelolaan air bersih dan sampah rumah tangga, serta identifikasi kebutuhan infrastruktur dasar di lingkungan banjar.

  4. Perumahan Rakyat: Konsultasi dan pendataan terkait kondisi rumah tidak layak huni (RTLH) untuk diusulkan ke program rehabilitasi.

  5. Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat: Sosialisasi pencegahan bencana, keamanan lingkungan (Pos Kamling), dan perlindungan warga dari bahaya.

  6. Sosial: Pendataan dan identifikasi warga berkebutuhan khusus (disabilitas), lansia, atau keluarga miskin yang membutuhkan bantuan sosial dan intervensi khusus.

Fokus Utama: Deteksi Dini Stunting dan Pelayanan Komprehensif

Pada sesi kesehatan, para kader Posyandu Sandat Lestari yang sudah terlatih melaksanakan pengukuran antropometri terstandar bagi balita. Deteksi dini stunting menjadi fokus utama untuk memastikan tumbuh kembang anak optimal. Selain itu, tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat juga memberikan penyuluhan tentang pentingnya imunisasi lengkap dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal bagi balita yang membutuhkan.

"Integrasi 6 SPM ini sangat membantu kami, para kader, dalam melayani warga. Misalnya, selain menanyakan kesehatan anak, kami juga bisa sekaligus mendata apakah ada keluarga yang kesulitan air bersih atau membutuhkan bantuan terkait pendidikan anaknya," jelas [Ni Wayan Deniani], Ketua Posyandu Sandat Lestari.

Keberhasilan pelaksanaan Posyandu 6 SPM di Banjar Dinas Bebali ini menunjukkan sinergi yang kuat antara Pemerintah Desa Berembeng, kader Posyandu, Bidan Desa, Puskesmas, dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat.


Mari Sukseskan Posyandu 6 SPM!

Kegiatan Posyandu Sandat Lestari di Banjar Dinas Bebali diharapkan dapat menjadi contoh bagi Posyandu lain di Desa Berembeng dalam mewujudkan pelayanan publik yang terintegrasi dan berkesinambungan. Partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat adalah kunci utama untuk mencapai desa yang SANTI (Sehat, Aman, Transparan, dan Inovatif).

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBD 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 97.108.250,14 Rp 1.521.611.000,00
6.38%
Belanja
Rp 111.794.460,00 Rp 1.619.881.691,11
6.9%
Pembiayaan
Rp 174.320.691,11 Rp 100.720.691,11
173.07%

APBD 2026 Pendapatan

Dana Desa
Rp 0,00 Rp 367.989.000,00
0%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 0,00 Rp 307.078.000,00
0%
Alokasi Dana Desa
Rp 97.000.000,00 Rp 582.344.000,00
16.66%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 0,00 Rp 108.600.000,00
0%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp 0,00 Rp 150.600.000,00
0%
Bunga Bank
Rp 108.250,14 Rp 5.000.000,00
2.17%

APBD 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 90.161.460,00 Rp 987.601.419,44
9.13%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 21.633.000,00 Rp 453.067.271,67
4.77%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 0,00 Rp 112.160.000,00
0%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 0,00 Rp 47.100.000,00
0%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 0,00 Rp 19.953.000,00
0%